Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Top Ads

Hobi Liburan Tapi Budget Menipis? Ini Cara Atasinnya!

Tampilan sebuah masjid megah dengan kubah besar berwarna biru bermotif geometris dan ornamen emas, dikelilingi taman hijau yang tertata rapi, dengan jalur pejalan kaki di bagian depan dan langit cerah sebagai latar belakang.
Tampilan sebuah masjid megah dengan kubah besar berwarna biru bermotif geometris dan ornamen emas, dikelilingi taman hijau yang tertata rapi, dengan jalur pejalan kaki di bagian depan dan langit cerah sebagai latar belakang.


Sebagai seseorang yang gemar traveling, liburan selalu menjadi momen yang paling saya tunggu. Dari sekadar short escape ke kota terdekat hingga perjalanan yang membutuhkan perencanaan matang, setiap liburan selalu memberikan pengalaman baru. Beberapa destinasi favorit saya biasanya berkaitan dengan alam dan suasana yang lebih tenang—pantai, pegunungan, atau kota kecil dengan budaya lokal yang masih kental.


Pengalaman paling seru justru sering datang dari perjalanan yang direncanakan dengan sederhana, tetapi dijalani dengan penuh spontanitas. Menyusun itinerary kasar, menentukan tanggal keberangkatan, lalu menyesuaikan jadwal dengan kondisi kerja menjadi rutinitas sebelum liburan. Saya biasanya memilih waktu libur yang tidak terlalu panjang, tetapi cukup untuk benar-benar beristirahat dari rutinitas harian.


Menentukan destinasi juga bukan sekadar soal tempat yang sedang tren. Faktor budget, jarak tempuh, dan waktu luang menjadi pertimbangan utama. Dari pengalaman tersebut, saya belajar bahwa traveling yang menyenangkan bukan selalu tentang pergi jauh atau mahal, tetapi tentang bagaimana kita mempersiapkannya dengan matang—termasuk dari sisi keuangan.


Mengelola Keuangan Liburan dari Pendapatan Aktif

Seperti kebanyakan orang, dana liburan saya pada awalnya sepenuhnya mengandalkan pendapatan aktif. Baik sebagai karyawan, pemilik bisnis, maupun content creator, sumber penghasilan utama berasal dari pekerjaan yang dijalani sehari-hari. Artinya, ketika ingin liburan, saya harus menyisihkan sebagian penghasilan secara khusus agar tidak mengganggu kebutuhan lain.


Masalahnya, pendapatan aktif memiliki batas. Ketika frekuensi traveling meningkat, pengeluaran pun ikut membesar. Di sinilah saya mulai menyadari bahwa mengandalkan satu sumber pendapatan saja sering kali membuat keuangan terasa tidak seimbang. Setiap kali liburan selesai, dibutuhkan waktu untuk kembali mengumpulkan dana, sementara kebutuhan dan rencana berikutnya terus berjalan.


Pengalaman ini membuat saya mulai berpikir bahwa mengelola keuangan liburan tidak cukup hanya dengan menabung, tetapi juga perlu strategi agar dana yang dimiliki bisa berkembang. Terutama bagi mereka yang memiliki gaya hidup aktif dan senang bepergian, diperlukan cara agar traveling tidak selalu berarti pengeluaran besar tanpa pengimbang.


Dari sinilah muncul ketertarikan untuk mencari alternatif pengelolaan keuangan, termasuk investasi, sebagai cara untuk menjaga kestabilan finansial sambil tetap menikmati hobi traveling.


Traveling yang Semakin Populer, Biaya yang Tak Terasa Membesar


Tren traveling di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan yang konsisten. Hingga September 2025, total perjalanan wisatawan nasional tercatat meningkat sekitar 13 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Jika ditarik lebih jauh, tren ini sudah terlihat sejak 2021 dan terus mengalami peningkatan secara bertahap dari tahun ke tahun.


Dari sisi demografi, aktivitas wisata paling banyak didominasi oleh kelompok usia produktif, khususnya rentang usia 25–34 tahun, disusul oleh kelompok usia 35–44 tahun. Kedua kelompok ini dinilai memiliki daya beli yang lebih stabil karena sudah memiliki pendapatan sendiri, baik sebagai karyawan, pemilik bisnis, maupun pekerja di sektor kreatif. Traveling pun menjadi bagian dari gaya hidup mereka, bukan lagi sekadar aktivitas tahunan.


Menariknya, kontribusi kelompok usia di bawah 25 tahun juga semakin terlihat. Sepanjang 2024, kelompok usia ini mulai mengambil peran dalam total perjalanan wisata, dan tren tersebut diperkirakan akan terus meningkat pada 2025. Hal ini menunjukkan bahwa traveling kini tidak hanya menjadi milik mereka yang sudah mapan secara finansial, tetapi juga generasi muda yang tengah membangun fondasi ekonomi mereka.


Peningkatan aktivitas wisata ini tentu tidak berdiri sendiri. Ada kaitan langsung antara frekuensi traveling dengan kondisi finansial para pelakunya. Semakin sering seseorang bepergian, semakin besar pula pengeluaran yang harus disiapkan—mulai dari transportasi, akomodasi, hingga kebutuhan selama perjalanan. Tanpa perencanaan yang tepat, traveling yang awalnya menyenangkan bisa menjadi beban finansial di kemudian hari.


Literasi Keuangan Meningkat, Tapi Strategi Masih Terbatas


Generasi muda mengelola keuangan melalui aplikasi finansial, mencerminkan meningkatnya literasi keuangan. Sumber: Ilustrasi AI / Dokumentasi visual artikel
Generasi muda mengelola keuangan melalui aplikasi finansial, mencerminkan meningkatnya literasi keuangan. Sumber: Ilustrasi AI / Dokumentasi visual artikel


Dari sisi finansial, sebenarnya ada perkembangan yang cukup positif. Berdasarkan data terbaru, tingkat literasi dan inklusi keuangan di Indonesia mengalami peningkatan dari 2024 ke 2025. Salah satu kelompok dengan pertumbuhan literasi keuangan tertinggi justru berasal dari rentang usia 18–25 tahun. Ini menunjukkan bahwa generasi muda sudah mulai menyadari pentingnya mengelola keuangan dengan lebih baik sejak dini.


Kesadaran ini tercermin dari cara mereka merencanakan pengeluaran, menabung, hingga memanfaatkan hasil pengelolaan keuangan tersebut untuk berbagai kebutuhan, termasuk traveling. Liburan tidak lagi sekadar impulsif, tetapi mulai direncanakan sebagai bagian dari gaya hidup.


Namun di balik meningkatnya literasi dan inklusi keuangan, masih ada tantangan yang cukup besar. Banyak orang, termasuk dari kelompok usia produktif, masih mengandalkan pendapatan aktif semata untuk memenuhi seluruh kebutuhan hidup dan traveling. Gaji bulanan, hasil bisnis, atau honor proyek menjadi satu-satunya penopang finansial, tanpa strategi tambahan untuk mengimbangi pengeluaran yang terus meningkat.


Masalah ini semakin terasa ketika frekuensi traveling meningkat. Tanpa adanya aset atau investasi yang membantu menyeimbangkan arus keuangan, tabungan mudah terkuras dan tujuan finansial jangka panjang pun terabaikan.


Ketakutan Memulai Investasi Masih Menjadi Hambatan

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah ketakutan dan kebingungan dalam memulai investasi. Meskipun literasi keuangan meningkat, tidak sedikit orang yang masih ragu melangkah lebih jauh. Banyaknya instrumen investasi yang tersedia saat ini justru membuat sebagian orang merasa tidak tahu harus memulai dari mana.


Kekhawatiran akan risiko, kurangnya pemahaman teknis, serta anggapan bahwa investasi membutuhkan modal besar sering kali menjadi penghambat. Akibatnya, potensi untuk mengelola keuangan secara lebih optimal belum sepenuhnya dimanfaatkan, padahal investasi bisa menjadi solusi untuk mengimbangi gaya hidup traveling yang semakin aktif.


Di sinilah kebutuhan akan platform investasi yang mudah dipahami, fleksibel, dan ramah bagi pemula menjadi semakin relevan—terutama bagi mereka yang ingin tetap menikmati traveling tanpa mengorbankan stabilitas finansial.


Bitget: Solusi Investasi Praktis untuk Traveler Modern


Bitget platform perdagangan kripto profil bisnis resmi. Sumber: Bitget Indonesia

Bitget platform perdagangan kripto profil bisnis resmi. Sumber: Bitget Indonesia


Di tengah gaya hidup yang semakin dinamis, kebutuhan akan solusi keuangan yang fleksibel menjadi semakin penting. Terutama bagi mereka yang gemar traveling, mengelola keuangan tidak hanya soal menabung, tetapi juga memastikan dana tetap produktif meskipun aktivitas berpindah-pindah lokasi. Inilah alasan mengapa Bitget hadir sebagai platform investasi yang relevan dengan kebutuhan generasi modern.


Bitget dirancang untuk memudahkan siapa pun memulai investasi, termasuk pemula yang baru mengenal dunia kripto. Dengan pendekatan yang sederhana dan berbasis aplikasi, pengguna tidak perlu memiliki latar belakang finansial yang rumit untuk mulai berinvestasi. Semua fitur dan produk dapat diakses langsung melalui smartphone, sehingga tetap praktis digunakan kapan saja, bahkan saat sedang dalam perjalanan liburan.


Melalui satu aplikasi, Bitget memungkinkan pengguna untuk belajar sekaligus berinvestasi kripto secara bertahap. Berbagai fitur dan materi pendukung yang tersedia membantu pemula memahami dasar-dasar investasi tanpa harus merasa kewalahan sejak awal. Pendekatan ini membuat proses belajar terasa lebih praktis karena bisa dilakukan sambil langsung mencoba berinvestasi dalam skala kecil.


Selain itu, Bitget memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk mengelola dana dengan lebih fleksibel. Pengguna tidak harus terpaku pada satu jenis produk atau strategi investasi tertentu. Dengan pilihan yang beragam, pengelolaan keuangan dapat disesuaikan dengan kondisi finansial, kebutuhan pribadi, serta perubahan rencana, termasuk saat sedang merencanakan atau menjalani perjalanan wisata.


Bitget juga memudahkan pengguna dalam memilih produk investasi sesuai profil risiko dan tujuan keuangan. Baik bagi mereka yang cenderung memilih instrumen yang lebih stabil maupun yang ingin mencoba strategi yang lebih aktif, semua tersedia dalam satu platform. Hal ini membantu pengguna membangun portofolio investasi secara bertahap dan terencana.


Yang tak kalah penting, Bitget memungkinkan pengguna untuk tetap produktif secara finansial meskipun sedang traveling. Tanpa harus memantau pasar setiap waktu, pengguna tetap dapat mengelola investasinya dengan lebih tenang, sehingga liburan dapat dinikmati tanpa rasa khawatir berlebihan terhadap kondisi keuangan.


Pendekatan ini membuat investasi terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, bukan sesuatu yang rumit atau eksklusif. Bagi traveler modern, Bitget bukan hanya sekadar platform investasi, tetapi juga alat bantu untuk menjaga keseimbangan antara gaya hidup, hobi liburan, dan perencanaan keuangan jangka panjang.


Dengan konsep yang praktis dan fleksibel, Bitget menjadikan investasi sebagai bagian alami dari rutinitas, bukan beban tambahan di tengah kesibukan dan perjalanan.


Produk Bitget yang Relevan untuk Traveler



Aset Kripto (Spot)

Produk Spot memungkinkan pengguna membeli dan menyimpan aset kripto secara langsung. Cocok untuk pemula yang ingin mulai berinvestasi secara bertahap tanpa harus aktif trading setiap hari.


Bitget Earn 
Bitget Earn memiliki konsep mirip deposito bank. Pengguna menyimpan aset kripto dan mendapatkan imbal hasil. Produk ini ideal bagi traveler yang ingin tetap mendapatkan potensi pendapatan pasif saat sedang fokus menikmati liburan.



Copy Trading

Bagi pemula yang masih ragu mengambil keputusan sendiri, fitur Copy Trading memungkinkan pengguna menyalin strategi trader berpengalaman. Selain praktis, fitur ini juga membantu proses belajar investasi secara tidak langsung.



Futures Saham Global (US Stock Futures)

Bitget tidak hanya menawarkan kripto, tetapi juga akses ke saham global melalui Futures Saham US. Produk ini membantu diversifikasi portofolio bagi pengguna yang ingin memperluas strategi investasinya.

Cara Memulai Investasi di Bitget dengan Mudah

Bagi banyak orang, memulai investasi sering terasa rumit karena harus memahami berbagai istilah dan proses teknis. Namun, Bitget dirancang agar pemula dapat mulai berinvestasi dengan langkah yang sederhana dan terstruktur, bahkan bagi kamu yang baru pertama kali mengenal dunia kripto.


•󠁏󠁏 Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengunduh aplikasi Bitget melalui situs resmi atau toko aplikasi di smartphone. Aplikasi ini dirancang dengan antarmuka yang intuitif, sehingga pengguna dapat dengan mudah menavigasi berbagai fitur dan produk investasi yang tersedia.


•󠁏󠁏 Setelah aplikasi terpasang, langkah berikutnya adalah membuat akun Bitget menggunakan email atau nomor ponsel yang aktif. Proses pendaftaran hanya membutuhkan waktu singkat. Untuk memastikan keamanan akun dan kenyamanan pengguna, Bitget juga mewajibkan proses verifikasi identitas (KYC). Tahap ini bertujuan untuk melindungi pengguna serta memastikan transaksi berjalan aman dan sesuai regulasi.


•󠁏󠁏 Jika akun sudah terverifikasi, pengguna dapat mulai menjelajahi berbagai produk investasi yang tersedia di Bitget. Mulai dari aset kripto (Spot), Bitget Earn yang mirip deposito, hingga fitur Copy Trading dan saham global. Pada tahap ini, penting untuk memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan, tujuan finansial, dan tingkat kenyamanan masing-masing.


•󠁏󠁏 Langkah terakhir adalah memulai investasi dengan nominal yang nyaman. Tidak perlu langsung dalam jumlah besar. Justru, memulai dari nominal kecil dapat membantu pemula memahami alur investasi dan membangun kebiasaan mengelola keuangan secara bertahap. Dengan pendekatan ini, investasi tetap berjalan tanpa mengganggu anggaran traveling atau kebutuhan harian lainnya.


Dengan proses yang praktis dan fleksibel, Bitget memungkinkan siapapun untuk mulai berinvestasi kapan saja dan di mana saja—bahkan saat sedang dalam perjalanan liburan.


Semua proses dapat dilakukan melalui smartphone, sehingga tetap praktis meskipun sedang dalam perjalanan.


Traveling Jalan, Keuangan Tetap Aman

Traveling tidak harus membuat kondisi keuangan goyah atau memaksa kita memilih antara menikmati hidup dan menjaga kestabilan finansial. Dengan perencanaan yang tepat, liburan justru bisa menjadi bagian dari gaya hidup yang tetap seimbang. Kuncinya adalah memahami bagaimana mengelola pengeluaran, mengatur prioritas, dan memanfaatkan strategi keuangan yang mampu mengimbangi aktivitas traveling yang semakin rutin.


Pemanfaatan investasi sebagai penyeimbang membantu menjaga arus keuangan tetap sehat. Ketika sebagian dana dapat dikelola dan dikembangkan dengan lebih terencana, traveling tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pendapatan aktif semata. Hal ini memberikan rasa tenang karena liburan tidak selalu berarti mengorbankan tabungan atau menunda rencana keuangan lainnya.


Di sinilah peran Bitget menjadi relevan. Bitget membantu menjembatani gaya hidup traveling dengan kebutuhan pengelolaan keuangan modern melalui solusi yang lebih fleksibel dan mudah diakses. Dengan satu aplikasi, pengguna dapat tetap mengelola investasi di tengah kesibukan dan perjalanan, tanpa harus terikat pada rutinitas yang rumit. Pendekatan ini membuat keuangan terasa lebih terarah, sekaligus memberi ruang bagi siapapun untuk menikmati liburan dengan lebih percaya diri. 


Tapi ingat ya, ini bukan nasihat investasi. Artikel ini cuma cerita dari pengalaman pribadi aja. Jadi buat kamu yang mau investasi, jangan asal FOMO tetap wajib riset sendiri dulu.


Kesimpulan


Hobi liburan dan pengelolaan keuangan tidak harus saling bertentangan. Dengan memanfaatkan investasi kripto dan produk keuangan yang tersedia di Bitget, Untuk kamu yang ingin coba investasi di Bitget bisa pakai refferal klik link ini traveling bisa tetap berjalan tanpa membuat keuangan “boncos”. Liburan boleh terus jalan, tapi keuangan juga harus ikut tumbuh.

Post a Comment for "Hobi Liburan Tapi Budget Menipis? Ini Cara Atasinnya!"