Bahaya! Berikut Daftar Teknologi Senjata Biologis yang Sangat Mengerikan dan Mematikan


Bahaya! Berikut Daftar Teknologi Senjata Biologis yang Sangat Mengerikan dan Mematikan. Ada banyak sekali teknologi yang dikembangkan untuk memberikan manfaat bagi seluruh manusia. Di mana, teknologi tersebut mengalami perkembangan tiap waktunya. Berbagai teknologi tersebut sangat mempengaruhi segala aspek kehidupan. Baik dari bidang pertanian, sampai untuk bidang kedokteran.
Hanya saja, beberapa negara justru malah membuat teknologi yang sangat berbahaya untuk kehidupan. Mereka sudah memulai membuat senjata tersebut untuk peperangan. Di mana, peperangan tidak lagi menggunakan senjata api, tapi juga teknologi senjata biologis. Teknologi tersebut sangatlah mematikan dan mampu membunuh banyak orang dalam waktu sesingkat mungkin.
Senjata ini biasanya dibuat menggunakan bakteri, virus atau organisme lainnya. Di mana, berbagai hal tersebut mampu melukai sampai membunuh banyak orang. Tahukah kamu bahwa terdapat beberapa senjata bilogis yang sangat mematikan. Berikut beberapa senjata yang dimaksud.
Botulinum
Teknologi senjata biologis mematikan pertama adalah botulinum. Botulinum sendiri merupakan sebuah racun yang sangat mudah dibuat. Di mana, bakteri yang digunakan sebagai bahan dari racun ini bisa didapatkan secara alami di saluran usus hewan atau ikan, tanah hutan, bahkan dari sedimen sungai atau danau. Mengerikannya, racun ini bisa membuat satu juta orang tewas ketika menghirup 1 gram botulinum. Kabarnya, botulinum pernah digunakan oleh beberapa kelompok asal Jepang untuk menginfeksi tahanan perang yang berasal dari musuh.
Teknologi senjata biologis
Anthrax
Senjata biologis yang satu ini berasal dari bakteri. Di mana, akan sangat mematikan jika dimanfaatkan sebagai senjata biologis. Kabarnya, Anthrax sendiri sudah digunakan selama sekitar satu abad yang lalu. Selain mematikan, Anthrax juga sangat mengerikan, karena tidak berbau menular dan tidak terlihat. Beberapa fakta menyebutkan bahwa Anthrax pernah dikirim secara sengaja lewat sistem pos Amerika Serikat pada tahun 2001. Di mana, mampu menyebabkan korban jiwa berjatuhan.
Teknologi senjata biologis
Ebola
Teknologi senjata biologis yang selanjutnya adalah Ebola. Virus yang satu ini pernah ditemukan di Republik Kongo pada tahun 1976. Pada saat itu, virus ebola ditransmisikan dari hewan liar ke manusia. Ebola sendiri sangatlah mematikan karena bisa menyebabkan kematian bagi banyak orang. Meskipun belum terbukti, ada dugaan bahwa virus ini diproduksi oleh Uni Soviet pada tahun 1986 dan 1990.
Tularemia
Kalau senjata biologis yang satu ini berasal dari patogen bernama Francisella tularensis. Tularemia mampu membuat infeksi ekstrem hingga kematian bagi manusia. Mengerikannya, senjata biologis ini sangat mudah menyebar dan tentunya berbahaya. Fakta mengungkap, bahwa tularemia ini pernah digunakan oleh Soviet Red Army ketika melawan pasukan Jerman pada perang dunia II.
Yersinia Pestis
Teknologi senjata biologis terakhir adalah yersinia pestis. Yersinia pestis sendiri merupakan bakteri penyebab wabah pneumonia. Gejala awal dari wabah tersebut adalah radang paru-paru, demam, dan parahnya bisa menyebabkan kematian. Mengerikannya, pada perang dunia II, yersinia pestis pernah digunakan sebagai senjata biologis oleh tentara Jepang. Senjata tersebut dijatuhkan di daerah sekitar Tiongkok dan Manchuria.
Senjata biologis merupakan alternatif yang sering dikembangkan oleh beberapa negara untuk menghadapi peperangan. Di mana, mereka bisa membunuh lawan dalam waktu yang singkat. Adanya senjata biologis ini juga kerap digunakan untuk mengontrol populasi manusia di dunia.
Teknologi senjata biologis tentunya sangat mengerikan dan mematikan. Di mana, teknologi ini mampu membunuh banyak orang sesingkat mungkin. Oleh sebab itu, senjata ini akan berdampak negatif bagi kehidupan.

Tidak ada komentar

*DiBukaBox tidak bertanggung jawab atas komentar yang Anda buat